BLANTERWISDOM101

Ujian Sekolah SD SMP OKUT dilaksanakan di rumah

Saturday, April 11, 2020

Corona Virus Diseases 19 (COVID-19) atau di Indonesia populer dengan nama Virus Corona mulai mewabah pada akhir Desember 2019 di Kota Wuhan Tiongkok. Penyebaran Virus Corona ini sangat cepat ke seluruh dunia sehingga World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia di bawah PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) menetapkan sebagai pandemi global pada Kamis 12 Maret 202. Pandemi Global artinya wabah penyakit yang menjangkiti orang dalam jumlah besar dan diberbagai tempat diseluruh dunia. Sampai awal April 2020  Amerika Serikat dan Italia merupakan negara yang paling banyak jatuh korban meninggal dunia akibat terpapar Virus Corona, jumlahnya mencapai ribuan orang. Banyaknya korban yang meninggal disebabkan sangat sulit mendeteksi orang terpapar Virus Corona karena masa inkubasinya kurang lebih 14 hari. Selain itu sampai saat ini belum ditemukan obat yang dapat menangkal Virus Corona. Penularan Virus Corona dapat terjadi akibat kontak antar manusia yaitu melalui droplet atau cairan air liur dari orang sudah terpapar Virus Corona.

Di Indonesia Covid-19 diperkirakan mulai menyerang awal Maret 2020. Pemerintah mengumumkan kasus pertama korban Covid-19 pada 2 Maret 2020. Presiden Jokowi menghimbau agar mengurangi aktivitas di luar rumah untuk menekan penularan Virus Corona. Apabila terpaksa harus keluar rumah masyarakat diminta memakai masker dan menjaga jarak aman antar manusia atau Social Distancing dan Physical Distancing.

 Untuk melaksanakan kebijakan Social Distancing atau Physical Distancing yang membatasi interaksi masyarakat pemerintah menerapkan kebijakan bekerja dari rumah, belajar di rumah dan beribadah di rumah. Akibatnya sekolah dan kampus diliburkan sementara proses belajar mengajar dilaksanakan secara daring atau oline. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mendukung pemerintah daerah untuk meliburkan sekolah untuk menekan penyebaran Virus Corona melalui Surat Edaran No 4 Tahun 2020  tanggal 24 Maret Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Diseases (Covid-19) dengan menghapus Ujian Nasional dan melaksanakan belajar secara daring atau online serta Ujian Sekolah dilakukan dengan tidak mengumpulkan peserta didik. Berikut ini adalah adalah Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia:



Menindaklanjuti Surat Edaran Mendikbud tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur mengeluarkan Surat No 420/0930/III.Disdikbud.OT/2020 tanggal 26 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19 di Kabupaten OKU Timur yang isinya merupakan pelaksanaan dari Surat Edaran Mendikbud.

 .

Khusus pelaksanaan Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2019/2020 jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, sebagian besar SD dan SMP di lingkungan di Kabupaten OKU Timur belum memiliki perlengkapan dan/atau kemampuan yang cukup untuk melaksanakan Ujian Sekolah (US) secara online atau daring. Maka diambillah kebijakan  Ujian Sekolah dilaksanakan di rumah masing masing peserta didik, soal diantarkan oleh guru dan dalam mengerjakan soal ujian di rumah peserta didik diawasi oleh orang tua masing masing serta orang tua diwajibkan menandatangani Fakta Integritas sebagai bentuk komitmen membantu pihak sekolah dalam melaksanakan tugas penilaian hasil belajar. Ujian Sekolah jenjang SD akan dilaksanakan dari Senin 13 April 2020 sampai dengan Jumat 17 April 2020. Sedangkan US jenjang SMP sudah dilaksanakan dari 6 April 2020-11 April 2020.




 Jadwal Ujian Sekolah jenjang SD






Tentu kita berharap bencana wabah Covid-19 segera berakhir agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara normal seperti sebelumnya. Namun untuk saat ini kita harus mentaati anjuran pemerintah untuk melaksanakan pembatasan interaksi sosial, social distancing atau physical disatancing untuk ikut menekan penyebaran penularan Virus Corona.




Demikianlah informasi tentang pelaksanaan Ujian Sekolah jenjang SD dan SMP di OKU Timur yang dapat admin bagikan semoga bermanfaat bagi pendidik, peserta didik, orang tua dan semua pihak yang peduli pada pendidikan.





Share This :
I Wayan Sutejo

Guru Pendidikan Agama Hindu Asal Palembang, Sumatera Selatan

0 comments